Apakah Ibu Menyusui Bisa Menularkan Coronavirus pada Bayinya?

Apakah ibu menyusui bisa menularkan coronavirus pada bayinya? Pertanyaan ini mungkin banyak diutarakan oleh para busui yang saat ini cemas dengan adanya pandemik Covid-19. Saya sebagai busui juga mempunyai kecemasan yang sama. Berutung, ada training online dari tim Bundafluencer di Zoom tentang hal ini, Selasa 29 Maret 2020 lalu. 

susi.my.id menjawab tentang spakah ibu menyusui bisa menularkan coronavirus pada bayinya
Apakah ibu menyusui bisa menularkan coronavirus pada bayinya?

Belajar secara online, saya sudah sering. Sudah cukup familiar dengan Google Doc, Google Drive, Google Classroom dan beberapa platform yang digunakan sebagai media belajar. Yang terakhir dan terseru adalah Facebook yang ternyata mempunyai fitur belajar dengan unit-unit tugas yang interaktif. Para guru dan siswa bisa melakukan live streaming sebagai bagian dari tugas dan setelah selesai belajar harus centang selesai.

Beda dengan belajar menggunakan aplikasi Zoom. Saya agak glagepan. Ternyata tiap sesi harus daftar ulang dengan ID-Meeting dan password. Atau dengan link kelas. Setelah sesi berakhir, otomatis keluar. 

Tapi asyiknya sih, cukup interaktif seperti tatap muka. Tiap orang punya bisa bicara dan menampakkan diri. Agar tidak anarkis, pembuat kelas atau admin bisa meng-off-kan dulu. 


susi.my.id menjawab tentang spakah ibu menyusui bisa menularkan coronavirus pada bayinya

Training untuk Bundafluencer 2020 lalu, kerja sama dengan Indonesian Nutrition Association. Ada 5 dokter yang berpartisipasi sebagai narasumber, yaitu:


  1. Dr. dr. Diana Sunardi, MGizi, SpGK
  2. Dr. Juwalita Surapsari, Mgizi, SpGK
  3. Dr. dr. Dian Novita C, MGizi
  4. Dr. Pittara Pansawira, MGizi
  5. dr. Dian Permatasari, MGizi, SpGK


Pertanyaan yang paling membutuhkan jawaban bagi saya saat ini adalah, apakah ASI ibu yang positif Coronavirus masih aman diberikan untuk bayinya?


Jawaban yang paling hati-hati adalah:
ASI tetap merupakan cairan yang terbaik bagi bayi. Bila ibu menderita Covid-19, petugas kesehatan akan berkoordinasi dengan keluarga untuk menentukan bagaimana sebaiknya pemberian ASI tersebut.

Yang pasti, busui dengan Covid-19 harus menjalankan langkah-langkah pencegahan penularan ke bayinya dengan cara selalu cuci tangan sebelum menyentuh bayinya, menggunakan masker wajah saat memebrikan ASI ataudi dekat bayinya.


Mau tau cara membedong bayi?

Jawaban paling memuaskan diberikan oleh Magister Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Selatan, yaitu:

  1. ASI merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi
  2. Setiap ibu yang mempunyai gejala demam, batuk, sulit bernapas, dan tinggal di area berisiko Covid-19, harus mencari bantuan kesehatan.
  3. Transmisi Covid-19 melalui ASI masih belum diketahui dengan jelas, namun dari data terbatas pada wanita yang terinfeksi Covid-19 atau SARS CoV sebelumnya tidak dijumpai adanyavirus tersebut di dalam ASI
  4. Risiko penularan tertinggi terjadi dari ibu yang terinfeksi Covid-19 ialah melalui droplet/airbone pernafasan ketika menyusui karena kontak yang dekat.
  5. Direkomendasikan untuk terus memberikan ASI pada bayi dengan tindakan pencegahan.
  6. Jika memungkinkan, pertimbangkan pemberian AS dari susu ibu yang sehat
  7. Seperti pada kejadian luar biasa infeksi SASR-CoV dan MER CoV sebelumnya, belum ada rekomendasi spesifik dalam hal menyusui.
susi.my.id menjawab tentang apakah ibu menyusui bisa menularkan coronavirus pada bayinya


Adapun tindakan pencehagan yang disebutkan di poin ke-5 di atas adalah:

  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang bayi
  • Memakai masker ketika menyusui, jika ibu punya gejala 
  • Hindari bersin atau batuk saat menyusui
  • Jika memompa ASI dengan pompa ASI, maka cucilah tangan sebelum memegang pompa ASI, dan botol susu, lalu bersihkan dengan baik.



Jika ditanya, bagaimana mencegah bayi juga terkena Coronavirus dari ibu atau keluarganya yang ODP adalah:


  1. Pakai masker
  2. Bersihkan rumah dengan desonfektan
  3. Biasakan cuci tangan


Standar tapi penting, ya.

Berikut ini tata cara mencuci tangan sesuai anjuran WHO:

tata cara mencuci tangan sesuai anjuran WHO


0. Basahi tangan dengan air
1. Ambil sabun secukupnya

2. gosok dengan arah memutar
3. Bersihkan sela-sela jari bagian atas
4. Bersihkan sela-sela jari bagian bawah
5. Lipat tangan seperti gambah no 5 
6. Pijat area antara jari jempol dan telunjuk dengan gerakan memutar, dan sebaliknya
7. Pijat area telapak tangan dan punggung tangan dengan gerakan memutar, dan sebaliknya
8. Bilas dengan air sampai bersih
9. Lap seluruh bagian tangan sampai kering
10. Lap wastafel/tempat cuci tangan
11. Tangan kita aman

Ternyata agak ribet ya, kalau cuci tangan dengan standar WHO. Tapi bagus juga untuk mengetahui kondisi badan setiap kali cuci tangan. Beberapa pijatan melingkar di atas adalah cara saya menyembuhkan kelelahan yang melanda. Jika badan sedang tak enak, tidak fit... rasanya nyuuut....

Semoga artikel kali ini bisa menjawab keresahan para ibu menyusui yang sedang jadi ODP di rumah atau sedang di daerah merah yang dikarantina ya. ASI kita aman, dan tidak terkontaminasi oleh Coronavirus.
Stay safe, stay health, stay at home, Mama!

2 Komentar

  1. Mau tahu dong, aplikasi di Facebook untuk belajar itu yang mana? Penasaran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Facebook Grup Mas. Bisa disetting untuk kelas belajar online.

      Hapus