Laporkan Penyalahgunaan

Self Compassion - Bagaimana Cara Mencintai Diri Sendiri

Self compassion adalah seni mencintai diri sendiri. Adakalanya bahagia adalah pilihan. Terutama saat keadaan dirasa jauh dari harapan. Atau ada kegentingan dalam hidup. Sumbernya tentu saja beragam, sebagaimana kayanya aktivitas kita sehari-hari dan dengan siapa aktivitas tersebut dijalani.



Self compassion artinya mengasihani diri sendiri. Ada yang mengartikan rasa welas asih pada diri sendiri. Pengertian ini diperluas menjadi rasa welas asih pada diri sendiri, terutama saat merasa tidak mampu, gagal, atau menderita secara umum. Agar bisa membedakan antara self compassion dengan self love.

Perbedaan self compassion dengan self love terdapat pada penerapannya. Self compassion diterapkan ketika kita sudah merasakan dan menerima peristiwa yang kurang beruntung, sementara kita dapat menerapkan self love kapan pun kita inginkan. 

Mudahnya, self compassion atau rasa welas asih pada diri sendiri berwujud penerimaan diri sendiri dengan tulus, kesadaran bahwa diri tidak sempurna, keinginan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengetahui penyebab rasa sakit, dan menjalani prosesnya dengan menunjukkan kasih sayang terhadap diri sendiri.

Mengapa self compassion penting? Karena bisa meningkatkan perasaan positif.  Lagipula, bisa membawa efek peningkatan fungsi psikologis yang positif. Pasalnya, kita bisa memperlakukan diri sendiri dengan penuh rasa cinta, menenangkan, dan perasaan aman sangat membantu ketika masalah dan stres datang. Pada saat yang sulit, menumbuhkan rasa welas asih pada diri sendiri bisa menjadi salah satu jalan yang baik untuk memperoleh kehidupan yang lebih positif dan membahagiakan.

Apa bedanya dengan self acceptance? Beda. Self acceptance merupakan adalah suatu kondisi dan sikap positif individu dalam bentuk penghargaan terhadap diri, menerima segala kelebihan dan kekurangan, mengetahui kemampuan dan kelemahan, tidak menyalahkan diri sendiri maupun orang lain dan berusaha sebaik mungkin agar dapat berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Menurut Kristin Neff, self-compassion adalah sikap terbuka dan tergeraknya hati oleh penderitaan yang dialami, rasa untuk peduli dan kasih sayang pada diri sendiri, memahami tanpa menghakimi terhadap kekurangan dan kegagalan diri, menerima kelebihan dan kekurangan serta menyadari bahwa pengalaman yang kurang lebih sama juga dialami oleh orang lain. Ia membaginya dalam tiga elemen utama, yaitu kebaikan diri sendiri, kemanusiaan umum, dan perhatian. 


1. Self kindness atau kebaikan diri sendiri

Self kindness adalah sikap welas asih dan memahami diri sendiri, dengan cara tidak mengkritik atau menghakimi ketika mengalami penderitaan. 

2. Common Humanity atau kemanusiaan umum

Common humanity berarti sikap untuk melihat peristiwa yang dialami secara luas dan menganggapnya sebagai bagian dari pengalaman manusia yang umumnya terjadi. Dengan elemen kedua ini, kita memandang bahwa setiap masalah yang dialami merupakan bagian dari dinamika kehidupan. Ini sangat membantu untuk segera bangkit saat mengalami kesulitan yang berat.

3. Mindfulness atau perhatian

Mindfulness artinya menyadari adanya pikiran dan perasaan yang menyakitkan, lalu berusaha menyeimbangkan hal tersebut dengan tidak merespon secara berlebihan. Mindfulness sangat membantu dalam prosesnya. 

Jadi, self compassion memang dibutuhkan dalam memahami, mengasihi, memberikan kebaikan dan menerima diri. Butuh kesadaran diri bahwa semua manusia pada dasarnya memiliki kekurangan dan permasalahannya masing-masing. Kesadaran ini membawa kita pada penerimaan atas apa yang terjadi. 

Berwelas asihlah terhadap dirimu sendiri, sebagaimana welas asihmu pada semua orang, agar tetap seimbang. Maka, sudah sepantasnya kita menerima apa yang ada dalam diri dan segala hal yang terjadi. 

Related Posts

Posting Komentar